E-Business (Bisnis)
Sabtu, 14 Mei 2011
Jumat, 06 Mei 2011
E-Busines (Bisnis)
What is e-Business
• e-Business atau Electronic business dapat didefinisikan secara luas sebagai proses bisnis yang bergantung pada sebuah sistem yang terotomasi
• Bagaimana teknologi informasi (elektronik dan digital) berfungsi sebagai medium tercapainya proses dan sistem bisnis (pertukaran barang dan jasa) yang lebih baik dibandingkan cara-cara konvensional
• Bagaimana teknologi informasi (elektronik dan digital) berfungsi sebagai medium tercapainya proses dan sistem bisnis (pertukaran barang dan jasa) yang lebih baik dibandingkan cara-cara konvensional
Era Digital = Era e-Business
• Perubahan paradigma, old economy to digital economy
• Digitalisasi segala aktivitas ekonomi/bisnis mendasari terbentuknya “Digital Economy/e-Business” Surat Elektronik, audio/video dll
• Data dan informasi dapat dengan mudah diterima/disebar sehingga memudahkan proses bisnis
• Era digital memudahkan/mempercepat perkembangan e-Business
MengapMengapa Diigiitalliisasii Berkembang?
• Karena sangat mudah diduplikasi
• Biaya murah pada saat menduplikasi
• Mudah melakukan proses restrukturisasi (mis: analog ke digital)
• Dapat memperbaiki kualitas sumber daya fisik
Value e-business terhadap perusahaan
• Era digital memudahkan/mempercepat perkembangan e-Business
MengapMengapa Diigiitalliisasii Berkembang?
• Karena sangat mudah diduplikasi
• Biaya murah pada saat menduplikasi
• Mudah melakukan proses restrukturisasi (mis: analog ke digital)
• Dapat memperbaiki kualitas sumber daya fisik
Value e-business terhadap perusahaan
Efficiency
– Perbaikan efisiensi perusahaan (40% biaya operasional utk penciptaan dan penyebaran informasi)
– E-mail, Website, Call Center, VOIP, Sistem Pendukung Keputusan dll.
Effectiveness
– Penerapan SCM meningkatkan efektifitas operasional
– Penerapan ERP à mengintegrasikan aktivitas perusahaan
– Peningkatan kualitas pengambilan keputusan
Reach
– Perluasan jangkauan dan ruang gerak perusahaan
– Memperluas kerjasama dan cakupan ‘daerah’ bisnis
– Menembus batas ruang dan waktu
Structure
– Struktur bisnis lebih simple/sederhana
– Virtual Company
– Perubahan perilaku perusahaan dalam berbisnis
Opportunity
– Peluang yang besar untuk inovasi perusahaan
– e-Marketing, e-Financing, e-Procurement, e-Logistics, e-Inventory, dll
Maanfaat e-bisnis
- Tujuan implementasi e-Business adalah untuk mendukung efisiensi dan integritas pengelolaan data Sumber Daya Manusia, Keuangan, Supply Chain Management / Logistic Management. Selain itu juga berfungsi sebagai sarana komunikasi & informasi bagi publik dan stakeholder lainnya. Dengan berbasiskan internet, sistem ini dapat diakses dimana saja sesuai dengan hak akses yang telah ditentukan.
Manfaat implementasi e-Business adalah :
• Meningkatkan kinerja operasional perusahaan,
• Meningkatkan peluang akses ke pasar, pemasok, dan pendanaan yang sangat luas,
• Meningkatkan efisiensi perusahaan,
• Mempermudah pengelolaan aset perusahaan
• Meningkatkan kualitas layanan terhadap pelanggan,
• Meningkatkan komunikasi seluruh stakeholder,
• Mengatasi kesenjangan digital,
• Media mempromosikan kompetensi perusahaan,
• Memperlancar kegiatan ekonomi,
• Memperlancar transaksi bisnis,
• Sarana penyebaran informasi secara luas,






Manfaat E-Bisnis
Bagi Perusahaan atau pebisnis perorangan
1. Memperpendek jarak
2. Perluasan pasar
3. Perluasan jaringan mitra kerja
4. Biaya terkendali
5. Efisien
6. Cash flow terjamin
7. Manfaat lainya
Bagi Perusahaan atau pebisnis perorangan
1. Memperpendek jarak
2. Perluasan pasar
3. Perluasan jaringan mitra kerja
4. Biaya terkendali
5. Efisien
6. Cash flow terjamin
7. Manfaat lainya
Bagi Konsumen
1. Efektif
2. Biaya terkendali
3. Aman secara fisik
4. Harga murah
5. Fleksibel
1. Efektif
2. Biaya terkendali
3. Aman secara fisik
4. Harga murah
5. Fleksibel
Bagi masyarakat pada umumnya
1. Peluang kerja baru
2. Wahana kompetisi
1. Peluang kerja baru
2. Wahana kompetisi
Bagi dunia Akademis
1. Tantangan baru
2. Para peneliti tertantang untuk melakukan analisis terhadap pergeseran pola bisnis.
3. Membuka kerangka baru dalam penjualan jasa pendidikan
1. Tantangan baru
2. Para peneliti tertantang untuk melakukan analisis terhadap pergeseran pola bisnis.
3. Membuka kerangka baru dalam penjualan jasa pendidikan
Latar belakang pembentukan situs e-Business
1. Kebutuhan Konsumen
2. Keprihatinan atau kesadaran konsumen
3. Kondisi sosial, ekonomi dan demografi
1. Kebutuhan Konsumen
2. Keprihatinan atau kesadaran konsumen
3. Kondisi sosial, ekonomi dan demografi
Ilusi sekarang atau realitas masa depan
Hambatan e-Business di Indonesia
1. Belum terbentuknya high trust society.
2. Pada umumnya harga produk tidak dapat ditawar lagi.
3. Sarana prasarana masih belum memadai.
4. Masih sangat sedikit SDM yang memahami dan menguasai konsep dan implementasi TI.
5. Jasa pos masih membutuhkan pembenahan dan peningkatan.
6. Adanya tindak kejahatan kartu kredit
7. Perbedaan platform.
8. Masih menunggu
9. E-Business masih dipandang sebelah mata.
10. Konsumen yang aktif.
11. Etika dan moralitas.
Hambatan e-Business di Indonesia
1. Belum terbentuknya high trust society.
2. Pada umumnya harga produk tidak dapat ditawar lagi.
3. Sarana prasarana masih belum memadai.
4. Masih sangat sedikit SDM yang memahami dan menguasai konsep dan implementasi TI.
5. Jasa pos masih membutuhkan pembenahan dan peningkatan.
6. Adanya tindak kejahatan kartu kredit
7. Perbedaan platform.
8. Masih menunggu
9. E-Business masih dipandang sebelah mata.
10. Konsumen yang aktif.
11. Etika dan moralitas.
Aspek efisiensi (biaya)
Aspek efektifitas (operasi)
Aspek jangkauan (wilayah)
Aspek struktur (industri)
Aspek peluang (pasar)
Nilai efisiensi e-bisnis
Manfaat paling cepat yang dapat diperoleh perusahaan yang terjun ke dunia e-bisnis adalah perbaikan tingkat efiensi.
Sebuah riset memperlihatkan kurang lebih 40% dari total biaya operasional perusahaan diperuntukkan bagi aktivitas penciptaan dan penyebaran informasi ke berbagai divisi terkait.
Dengan dimanfaatkannya teknologi informasi di dalam berbagai rangkaian bisnis sehari-hari, maka akan terlihat bagaimana perusahaan dapat mengurangi total biaya operasional yang biasa dikeluarkan tersebut.
Lihatlah bagaimana dengan:
a. Email dapat mengurangi biaya komunikasi dan pengiriman dokumen.
b. Call center dapat mengurangi biaya pelayanan pelanggan.
c. Website dapat mengurangi biaya marketing dan public relation.
d. VoIP dapat mengurangi biaya telekomunikasi.
e. Decision support system dapat mengurangi biaya rapat dan diskusi, dan lain-lain.
Nilai efektifitas e-bisnis
Manfaat ini dapat dirasakan ketika terjadi perubahan-perubahan yang cukup signifikan dalam cara perusahaan melakukan aktivitas operasional sehari-hari.
a. Lihatlah bagaimana dengan dimanfaatkan e-technology perusahaan dapat berhubungan dengan pelanggannya secara nonstop 24 jam.
b. Demikian pula dengan diterapkannya konsep e-supply chain, maka manajemen dapat menaikkan tingkat layanan kepada pelanggannya.
c. Contoh efektifitas yang lain adalah meningkatnya kualitas pengambilan keputusan dari manajemen karena diimplementasikannya aplikasi ERP.
Nilai jangkauan e-bisnis.
Teknologi elektronik telah memperluas jangkauan dan ruang gerak perusahaan. Dengan menghubungkan diri ke internet, berarti perusahaan secara tidak langsung telah menghubungkan dirinya dengan ratusan juta calon pelanggan yang tersebar di berbagai belahan dunia.
Kemampuan ekspansi yang sedemikin mudah (menembus batas ruang dan waktu) dan tanpa memerlukan biaya yang relatif mahal, tentu saja merupakan keuntungan yang tidak ternilai harganya bagi sebuah perusahaan.
Teknologi online memungkinkan perusahaan untuk memperluas jangkauan domain kerja sama dengan mitranya secara signifikan.
Untuk pertama kalinya di dunia, berbagai perusahaan-perusahaan skala besar, menengah, dan kecil dengan mudahnya dapat saling berkolaborasi dan bekerja sama untuk menciptakan produk maupun pelayanan yang semakin baik, tanpa harus memikirkan batasan geografis maupun menyediakan sumber daya finansial yang sangat besar.
Nilai struktur e-bisnis.
Berbagai produk maupun jasa baru tercipta akibat berkonvergensinya berbagau sektor industri yang selama ini secara struktur terlihat berdiri sendiri.
Contoh:
a. Buku dapat dijual dengan cara lelang.
b. Bank virtual yang berfungsi pula sebagai penasehat keuangan.
c. Paket liburan yang telah lengkap mengemas transportasi, hotel, dan lokasi wisata.
d. Toko buku yang berfungsi pula sebagai perpustakaan, dll.
Konsep brick and mortar yang telah menjadi click and mortar benar-benar telah mengubah perilaku perusahaan dalam melakukan pendekatan bisnis.
Contoh:
a. Sering pula ditemui situs-situs yang menyediakan produk atau jasa yang dapat disesuikan dengan selera unik pelanggan (tailor made) dengan harga yang khusus pula (price discrimination)
b. Semua ini dapat dengan mudah dilakukan karena semakin banyaknya sumber daya fisik yang telah dapat ditransformasikan menjadi sumber daya digital.
Nilai peluang e-bisnis.
Peluang terbuka lebar bagi pelaku bisnis untuk berinovasi menciptakan produk-produk atau jasa-jasa baru akibat selalu diketemukannya e-technology bary dari masa ke masa.
Berbagai jenis model bisnis baru selalu ditawarkan oleh beraneka ragam situs yang berkembang dengan pesat di internet.
Contoh:
Bidang pendidikan: e-school, e-tranining, e-learning.
Bidang keuangan: e-banking, e-stock exchange, dan e-insurance.
Bidang manufaktur: e-pricurement, e-logistics, e-dustribution, dan e-inventory, dll
Keuntungan dari E-commerce
Keuntungan yang dapat diambil dari penerapan e-commerce dapat dilihat dari 3 pihak utama yang terlibat di dalamnya yaitu: organisasi, konsumen, dan masyarakat.
1. Bagi organisasi / perusahaan
a. Pasar internasional
Dengan penerapan e-commerce sebuah perusahaan dapat memiliki sebuah pasar internasional. Bisnis dapat dijalankan tanpa harus terbentur pada batas negara dengan adanya teknologi digital. Pihak perusahaan dapat bertemu dengan partner dan kliennya dari seluruh penjuru dunia. Hal ini menciptakan sebuah lembaga multinasional virtual.
b. Penghematan biaya operasional
Biaya operasional dapat dihemat. Biaya untuk membuat, memproses, mendistribusikan, menyimpan, dan memperbaiki kembali informasi juga dapat ditekan.
c. Kustomisasi masal
E-commerce telah merevolusi cara konsumen dalam membeli barang dan jasa. Produk barang dan jasa dapat dimodifikasi sesuai dengan keingingan konumen. Contohnya, di masa lalu saat perusahaan Ford mulai memasarkan mobil produksinya, para pembeli hanya dapat membeli motor yang berwarna hitam karena yang dibuat memang hanya warna tersebut. Namun sekarang pembeli dapat mengkonfigurasi sebuah mobil sesuai dengan spesifikasi mereka hanya dalam beberapa menit, misalnya menentukan warna mobil yang mereka inginkan untuk mobil yang akan mereka beli, hanya dengan mengunjungi website Ford di internet.
d. Berkurangnya kendala inovasi
Yang dimaksud adalah dengan e-commerce, suatu perusahaan dapat menghemat sumber daya karena mereka tidak dipusingkan dengan sulitnya membuat penemuan baru untuk modifikasi produk mereka. Sebagai contoh, perusahaan seperti Motorola (mobile phone) dan Dell (komputer) dapat mengumpulkan para konsumennya yang memesan sebuah produk. Para konsumen dapat membuat suatu daftar mengenai spesifikasi produk baru yang mereka inginkan dan mengirimkannya ke perusahaan secara on-line. Kemudian perusahaan dapat merencanakan produksi suatu produk berdasarkan spesifikasi konsumen dan mengirimkan hasilnya dalam jangka waktu beberapa hari.
e. Biaya telekomunikasi yang lebih rendah
Internet lebih murah dari sebuah jaringan tambahan yang hanya digunakan untuk telepon. Adalah lebih murah untuk mengirimkan sebuah fax atau e-mail via internet daripada melakukan dial telepon secara langsung.
f. Digitalisasi proses dan produk
Contohnya pada kasus produk software dan audio video, produk digital tersebut dapat diunduh atau dikirim lewat e-mail secara langsung ke konsumen melalui internet dalam format digital. Hal ini tentu saja menghemat waktu dan biaya pengiriman produk.
g. Batasan waktu kerja dapat diatasi
Bisnis dapat dijalankan tanpa mengenal batas waktu karena dijalankan secara on-line melalui internet yang selalu beroperasi tiap hari.
1. Bagi organisasi / perusahaan
a. Pasar internasional
Dengan penerapan e-commerce sebuah perusahaan dapat memiliki sebuah pasar internasional. Bisnis dapat dijalankan tanpa harus terbentur pada batas negara dengan adanya teknologi digital. Pihak perusahaan dapat bertemu dengan partner dan kliennya dari seluruh penjuru dunia. Hal ini menciptakan sebuah lembaga multinasional virtual.
b. Penghematan biaya operasional
Biaya operasional dapat dihemat. Biaya untuk membuat, memproses, mendistribusikan, menyimpan, dan memperbaiki kembali informasi juga dapat ditekan.
c. Kustomisasi masal
E-commerce telah merevolusi cara konsumen dalam membeli barang dan jasa. Produk barang dan jasa dapat dimodifikasi sesuai dengan keingingan konumen. Contohnya, di masa lalu saat perusahaan Ford mulai memasarkan mobil produksinya, para pembeli hanya dapat membeli motor yang berwarna hitam karena yang dibuat memang hanya warna tersebut. Namun sekarang pembeli dapat mengkonfigurasi sebuah mobil sesuai dengan spesifikasi mereka hanya dalam beberapa menit, misalnya menentukan warna mobil yang mereka inginkan untuk mobil yang akan mereka beli, hanya dengan mengunjungi website Ford di internet.
d. Berkurangnya kendala inovasi
Yang dimaksud adalah dengan e-commerce, suatu perusahaan dapat menghemat sumber daya karena mereka tidak dipusingkan dengan sulitnya membuat penemuan baru untuk modifikasi produk mereka. Sebagai contoh, perusahaan seperti Motorola (mobile phone) dan Dell (komputer) dapat mengumpulkan para konsumennya yang memesan sebuah produk. Para konsumen dapat membuat suatu daftar mengenai spesifikasi produk baru yang mereka inginkan dan mengirimkannya ke perusahaan secara on-line. Kemudian perusahaan dapat merencanakan produksi suatu produk berdasarkan spesifikasi konsumen dan mengirimkan hasilnya dalam jangka waktu beberapa hari.
e. Biaya telekomunikasi yang lebih rendah
Internet lebih murah dari sebuah jaringan tambahan yang hanya digunakan untuk telepon. Adalah lebih murah untuk mengirimkan sebuah fax atau e-mail via internet daripada melakukan dial telepon secara langsung.
f. Digitalisasi proses dan produk
Contohnya pada kasus produk software dan audio video, produk digital tersebut dapat diunduh atau dikirim lewat e-mail secara langsung ke konsumen melalui internet dalam format digital. Hal ini tentu saja menghemat waktu dan biaya pengiriman produk.
g. Batasan waktu kerja dapat diatasi
Bisnis dapat dijalankan tanpa mengenal batas waktu karena dijalankan secara on-line melalui internet yang selalu beroperasi tiap hari.
2. Bagi konsumen
a. Akses penuh 24 jam / 7 hari
Konsumen dapat berbelanja atau mengolah bernagai transaksi lain dalam 24 jam sepanjang hari, sepanjang tahun di sebagian besar lokasi. Contohnya memeriksa saldo, membuat pembayaran, dan memperoleh informasi lainnya.
b. Lebih banyak pilihan
Konsumen tidak hanya memiliki sekumpulan produk yang bisa dipilih, namun juga daftar supplier internasional sehingga konsumen memiliki pilihan produk yang lebih banyak.
c. Perbandingan harga
Konsumen dapat berbelanja di seluruh dunia dan membandingkan harganya dengan mengunjungi berbagai situs yang berbeda atau dengan mengunjungi sebuah website tunggal yang menampilkan berbagai harga dari sejumlah provider.
d. Proses pengantaran produk yang inovatif
Dengan e-commerce proses pengantaran produk menjadi lebih mudah. Misalnya dalam kasus produk elektronik misalnya software atau berkas audio visual di mana konsumen dapat memperoleh produk tersebut cukup dengan mengunduhnya melalui internet.
a. Akses penuh 24 jam / 7 hari
Konsumen dapat berbelanja atau mengolah bernagai transaksi lain dalam 24 jam sepanjang hari, sepanjang tahun di sebagian besar lokasi. Contohnya memeriksa saldo, membuat pembayaran, dan memperoleh informasi lainnya.
b. Lebih banyak pilihan
Konsumen tidak hanya memiliki sekumpulan produk yang bisa dipilih, namun juga daftar supplier internasional sehingga konsumen memiliki pilihan produk yang lebih banyak.
c. Perbandingan harga
Konsumen dapat berbelanja di seluruh dunia dan membandingkan harganya dengan mengunjungi berbagai situs yang berbeda atau dengan mengunjungi sebuah website tunggal yang menampilkan berbagai harga dari sejumlah provider.
d. Proses pengantaran produk yang inovatif
Dengan e-commerce proses pengantaran produk menjadi lebih mudah. Misalnya dalam kasus produk elektronik misalnya software atau berkas audio visual di mana konsumen dapat memperoleh produk tersebut cukup dengan mengunduhnya melalui internet.
3. Bagi masyarakat
a. Praktek kerja yang lebih fleksibel
E-commerce memungkinkan masyarakat bisa lebih fleksibel dalam menentukan tempat bekerja, misalnya mereka dapat bekerja dari rumahnya masing-saing tanpa harus pergi ke kantor.
b. Terhubungnya masyarakat dengan masyarakat lain
Masyarakat di negara berkembang dapat mengakses dan menikmati produk, layanan, dan informasi yang mungkin sulit mereka temukan di daerahnya.
c. Kemudahan akses fasilitas publik
Masyarakat dengan mudah dapat memanfaatkan layanan publik, misalnya layanan kesehatan dan konsultasi serta pembelian resep dokter dengan mengunjungi internet.
a. Praktek kerja yang lebih fleksibel
E-commerce memungkinkan masyarakat bisa lebih fleksibel dalam menentukan tempat bekerja, misalnya mereka dapat bekerja dari rumahnya masing-saing tanpa harus pergi ke kantor.
b. Terhubungnya masyarakat dengan masyarakat lain
Masyarakat di negara berkembang dapat mengakses dan menikmati produk, layanan, dan informasi yang mungkin sulit mereka temukan di daerahnya.
c. Kemudahan akses fasilitas publik
Masyarakat dengan mudah dapat memanfaatkan layanan publik, misalnya layanan kesehatan dan konsultasi serta pembelian resep dokter dengan mengunjungi internet.
Kekurangan E-commerce
Walaupun adanya e-commerce memberi banyak keuntungan, masih terdapat berbegai kekurangan dari e-commerce antara lain:
1. Bagi organisasi / perusahaan
a. Keamanan sistem rentan diserang
Terdapat sejumlah laporan mengenai website dan basis data yang dihack, dan berbagai lubang kelemahan keamanan dalam software. Hal ini dialami oleh sejumlah perusahaan besar seperti Microsoft dan lembaga perbankan. Masalah keamanan ini menjadi sangat pnting karena bila pihak lain yang tidak berwenang bisa menembus sistem maka dapat menghancurkan bisnis yang telah berjalan.
b. Persaingan tidak sehat
Di bawah tekanan untuk berinovasi dan membangun bisnis untuk memanfaatkan kesempatan yang ada dapat memicu terjadinya tindakan ilegal yaitu penjiplakan ide dan perang harga.
c. Masalah kompabilitas teknologi lama dengan yang lebih baru
Dengan perkembangan dan inovasi yang melahirkan teknologi baru, sering muncul masalah yaitu sistem bisnis yang lama tidak dapat berkomunikasi dengan infrastruktur berbasis web dan internet. Hal ini memaksa perusahaan untuk menjalankan dua sistem independen yang tidak dapat saling berbagi, hal ini dapat mengakibatkan pembengkakan biaya.
1. Bagi organisasi / perusahaan
a. Keamanan sistem rentan diserang
Terdapat sejumlah laporan mengenai website dan basis data yang dihack, dan berbagai lubang kelemahan keamanan dalam software. Hal ini dialami oleh sejumlah perusahaan besar seperti Microsoft dan lembaga perbankan. Masalah keamanan ini menjadi sangat pnting karena bila pihak lain yang tidak berwenang bisa menembus sistem maka dapat menghancurkan bisnis yang telah berjalan.
b. Persaingan tidak sehat
Di bawah tekanan untuk berinovasi dan membangun bisnis untuk memanfaatkan kesempatan yang ada dapat memicu terjadinya tindakan ilegal yaitu penjiplakan ide dan perang harga.
c. Masalah kompabilitas teknologi lama dengan yang lebih baru
Dengan perkembangan dan inovasi yang melahirkan teknologi baru, sering muncul masalah yaitu sistem bisnis yang lama tidak dapat berkomunikasi dengan infrastruktur berbasis web dan internet. Hal ini memaksa perusahaan untuk menjalankan dua sistem independen yang tidak dapat saling berbagi, hal ini dapat mengakibatkan pembengkakan biaya.
2. Bagi konsumen
a. Perlunya keahlian komputer
Tanpa menguasai keahlian computer, mustahil konsumen dapat berpartisipasi dalam e-commerce. Pengetahuan dasar computer diperlukan, antara lain pengetahuan mengenai internet dan web.
b. Biaya tambahan untuk mengakses internet
Untuk ikut serta dalam e-commerce dibutuhkan koneksi internet yang tentu saja menambah pos pengeluaran bagi konsumen.
c. Biaya peralatan komputer
Komputer diperlukan untuk mengakses internet, tentu saja dibutuhkan biaya untuk mendapatkannya. Perkembangan komputer yang sangat pesat menyarankan konsumen untuk juga mengupdate peralatannya apabila tidak ingin ketinggalan teknologi.
d. Risiko bocornya privasi dan data pribadi
Segala hal mungkin terjadi saat konsumen mangakses internet untuk menjalankan ¬ e-commerce, termasuk risiko bocornya data pribadi karena ulah orang lain yang ingin membobol sistem.
e. Berkurangnya waktu untuk berinteraksi secara langsung dengan orang lain
Transaksi e-commerce yang berlangsung secara on-line telah mengurangi waktu konsumen untuk dapat melakukan proses sosial dengan orang lain. Hal ini tidak baik karena dikhawatirkan akan dapat mengurangi rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
f. Berkurangnya rasa kepercayaan karena konsumen berinteraksi hanya dengan komputer.
a. Perlunya keahlian komputer
Tanpa menguasai keahlian computer, mustahil konsumen dapat berpartisipasi dalam e-commerce. Pengetahuan dasar computer diperlukan, antara lain pengetahuan mengenai internet dan web.
b. Biaya tambahan untuk mengakses internet
Untuk ikut serta dalam e-commerce dibutuhkan koneksi internet yang tentu saja menambah pos pengeluaran bagi konsumen.
c. Biaya peralatan komputer
Komputer diperlukan untuk mengakses internet, tentu saja dibutuhkan biaya untuk mendapatkannya. Perkembangan komputer yang sangat pesat menyarankan konsumen untuk juga mengupdate peralatannya apabila tidak ingin ketinggalan teknologi.
d. Risiko bocornya privasi dan data pribadi
Segala hal mungkin terjadi saat konsumen mangakses internet untuk menjalankan ¬ e-commerce, termasuk risiko bocornya data pribadi karena ulah orang lain yang ingin membobol sistem.
e. Berkurangnya waktu untuk berinteraksi secara langsung dengan orang lain
Transaksi e-commerce yang berlangsung secara on-line telah mengurangi waktu konsumen untuk dapat melakukan proses sosial dengan orang lain. Hal ini tidak baik karena dikhawatirkan akan dapat mengurangi rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
f. Berkurangnya rasa kepercayaan karena konsumen berinteraksi hanya dengan komputer.
3. Bagi masyarakat
a. Berkurangnya interaksi antar manusia
Karena masyarakat lebih sering berinteraksi secara elektronik, dimungkinkan terjadi berkurangnya kemampuan sosial dan personal manusia untuk bersosialisasi dengan orang lain secara langsung.
b. Kesenjangan sosial
Terdapat bahaya potensial karena dapat terjadi kesenjangan sosial antara orang-orang yang memiliki kemampuan teknis dalam e-commerce dengan yang tidak, yang memiliki keahlian digaji lebih tinggi daripada yang tidak.
c. Adanya sumber daya yang terbuang
Munculnya teknologi baru akan membuat teknologi lama tidak dimanfaatkan lagi. Misalnya dengan komputer model lama atau software model lama yang sudah tidak relevan untuk digunakan.
d. Sulitnya mengatur internet
Sejumlah kriminalitas telah terjadi di internet dan banyak yang tidak terdeteksi. Karena jumlah jaringan yang terus berkembang semakin luas dan jumlah pengguna yang semakin banyak, seringkali membuat pihak berwenang kesulitan dalam membuat peraturan untuk internet.
a. Berkurangnya interaksi antar manusia
Karena masyarakat lebih sering berinteraksi secara elektronik, dimungkinkan terjadi berkurangnya kemampuan sosial dan personal manusia untuk bersosialisasi dengan orang lain secara langsung.
b. Kesenjangan sosial
Terdapat bahaya potensial karena dapat terjadi kesenjangan sosial antara orang-orang yang memiliki kemampuan teknis dalam e-commerce dengan yang tidak, yang memiliki keahlian digaji lebih tinggi daripada yang tidak.
c. Adanya sumber daya yang terbuang
Munculnya teknologi baru akan membuat teknologi lama tidak dimanfaatkan lagi. Misalnya dengan komputer model lama atau software model lama yang sudah tidak relevan untuk digunakan.
d. Sulitnya mengatur internet
Sejumlah kriminalitas telah terjadi di internet dan banyak yang tidak terdeteksi. Karena jumlah jaringan yang terus berkembang semakin luas dan jumlah pengguna yang semakin banyak, seringkali membuat pihak berwenang kesulitan dalam membuat peraturan untuk internet.
Pengertian E-Busines
E-Business dimengerti sebagai Pemanfaatan Internet untuk menciptakan operasi bisnis secara online. Dari pengertian tersebut diatas maka penulisan proyek akhir ini menggunakan istilah E-Business untuk pembahasan selanjutnya.
Latar Belakang E-Business
Masing-masing organisasi mempunyai latar belakang yang beragam dalam menggunakan internet sebagai media bisnisnya, namun latar belakang yang umum adalah sebagai berikut:
E-Business dimengerti sebagai Pemanfaatan Internet untuk menciptakan operasi bisnis secara online. Dari pengertian tersebut diatas maka penulisan proyek akhir ini menggunakan istilah E-Business untuk pembahasan selanjutnya.
Latar Belakang E-Business
Masing-masing organisasi mempunyai latar belakang yang beragam dalam menggunakan internet sebagai media bisnisnya, namun latar belakang yang umum adalah sebagai berikut:
- Kebutuhan Konsumen
Pada umumnya didorong untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Situs EBusiness digunakan untuk melakukan pengenalan produk dengan jangkauan yang lebih luas.
- Kesadaran Konsumen
Untuk menjawab keluhan dari masyarakat, misalnya jasa kesehatan
- Kondisi sosial, Ekonomi, dan Demografi
Diciptakan untuk melayani pasar dengan kondisi demografi tertentu.
Manfaat E-Business
Manfaat E-Business sangat beragam, manfaatnya terlihat dari berbagai segi, adapun manfaat E-Business
- Bagi Perusahan Dan Pebisnis Perorangan
- Memperpendek jarak
Lebih mendekatkan produk ke konsumen, akan lebih leluasa dalam mengatasi jarak secara fisik yang dihadapinya. Hanya dengan klik situs E-Business konsumen dapat secara langsung berinteraksi dengan perusahaan.
- Perluasan pasar
Jaringan pasar akan relatif lebih luas dibandingkan dengan bisnis tradisional.
- Perluasan jaringan mitra kerja
Antar perusahaan dapat saling lebih mengenal sehinggga akan lebih mudah untuk saling bekerja sama.
- Biaya terkendali
Perusahaan cukup menggunakan situs E-Business sehingga akan lebih menghemat pengeluaran perusahaan.
- Efisien
Sistem database yang terpusat akan menyebabkan efisiensi waktu, pertukaran informasi dan data akan cepat dilakukan.
- Cash Flow terjamin
Karena perusahaan baru mengirim barang setelah pemesan membayar sesuai dengan harga pesan. Sehingga dibutuhkan modal yang kecil.
- Manfaat lainnya
Menaikkan citra perusahaan.
- Bagi Konsumen
- Efektif
Konsumen dapat melakukan trasaksi setiap saat, dan setiap kesempatan.
- Biaya terkendali
Transaksi dapat dilakukan dengan mudah dari mana saja.
- Aman secara fisik
Konsumen akan lebih merasa aman dengan pembelanjaan dengan uang yang berjumlah besar.
- Harga murah
Harga akan lebih murah tentunya karena biaya-biaya beban barang akan lebih di tekan oleh perusahaan.
- Fleksibel
Konsumen dapat melakukan transaksi dari berbagai tempat dan berbagai kesempatan.
- Bagi Masyarakat Pada Umumnya.
- Peluang kerja baru
Dengan pola kerja dan pemodalan yang baru maka E-Business akan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat umum.
- Wahana kompetisi
E-Business menguntungkan karena produk yang murah dengan harga kompetitif.
- Bagi Dunia Akademis
- Tantangan baru bagi akademis untuk menyiapkan SDM yang mampu dalam selu beluk E-Business
- Peneliti ditantang untuk melakukan analisa terhadap pergeseran pola bisnis ini.
- Membuka kerangka baru untuk menciptakan sistem pembelajaran secara online.
Komponen Dasar E-Business
Untuk dapat memanfaatkan fasilitas E-Business tersebut, dibutuhkan komponen-komponen sebagai berikut:
Untuk dapat memanfaatkan fasilitas E-Business tersebut, dibutuhkan komponen-komponen sebagai berikut:
- Alat pembayaran.
- Virtual Shop yang dibangun dalam sebuah home pages.
- Jalur pembelanjaan yang jelas agar dapat memberi jaminan terhadap perusahaan penjual produk untuk memperoleh pembayaran dari pembeli.
Langkah-Langkah Bisnis dalam E-Business
Langkah-langkah dalam E-Business secara umum terdiri dari tiga, ialah:
Langkah-langkah dalam E-Business secara umum terdiri dari tiga, ialah:
- Perusahaan mempublikasikan WEB site E-Business kepada masyarakat, halaman tersebut diharapkan mempunyai tampilan yang menarik.
- Calon pembeli dapat memilih produk dan mengisi formulir transaksi elektronik dengan mencatumkan nomor kartu kredit atau bukti transfer bank. Sebagai alat bukti pembayaran.
- Setelah proses pembayaran produk yang dipesan akan dikirim oleh penjualan kepada pembeli sesuai dengan alamat yang tercantum dalam formulir transaksi.
Transaksi E-Business
Hampir mirip dengan proses transaksi pasar tradisional, secara rinci adalah sebagai berikut:
Hampir mirip dengan proses transaksi pasar tradisional, secara rinci adalah sebagai berikut:
- Pemilihan produk. Yang dilakukan melalui katalog produk yang telah disediakan pada situs E-Business.
- Inisialisasi pembelian. Pada tahap ini pembeli melakukan pengisian form yang telah disediakan dan ditampilkan pada layar monitor lengkap dengan model pembayaran yang diinginkan. Sedangkan penjual akan mengidentifikasi produk yang dipesan.
- Permintaan otorisasi. Pada tahap ini penjual meminta otorisasi dari bank yang mengeluarkan kartu kredit atau uang digital atau bukti transfer milik pembeli.
- Otorisasi pada tahap ini bank melakukan otorisasi seperlunya.
- Pengiriman barang. Setelah semua proses telah dilalui proses pengiriman barang dilakukan
Hambatan-Hambatan E-Business Beberapa hambatan-hambatan yang ada tentang implementasi E-Business adalah sebagai berikut:
- Belum terbentuknya high trust society. Perubahan pola belanja konsumen dari pola konvensional kepada virtual. Masyarakat masih terbiasa membeli dengan memegang barang yang akan dibeli dan menanyakan sedetail mungkin tentang produk yang kan mereka beli.
- Pada umumnya harga tidak bisa ditawar lagi. Tidak seperti pasar tradisioanal proses transaksi melalui proses tawar-menawar.
- Sarana dan prasarana masih belum memadai.
- Masih sangat sedikit SDM yang memahami dan menguasai dengan baik dan benar konsep dan implementasi teknologi ini.
- Jasa pengiriman pos. masih memerlukan pembenahan, sehingga proses pengiriman barang tidak terlalu lama sampai kepada tangan pembeli.
- Adanya tindak kejahatan penyalahgunaan kartu kredit.
- Perbedaan flatform antar perusahaan.
- Penjual dan pembeli masih menunggu sampai sistem E-Business stabil dan aman.
- E-Business masih dipandang sebelah mata sebagai sistem yang sulit digunakan
- Perubahan pola konsumen menjadi aktif. Etika dan moralitas, E-Business belum mendapatkan tempat yang tepat sehingga banyak disalahgunakan menjadi penjajakan bisnis pornografi.
Manfaat dan Hambatan Pada E-Commerce
E-commerce atau Electronic Commerce adalah lingkup perdagangan yang dilakukan secara elektronik dimana didalamnya termasuk :1. perdagangan via internet (internet commerce)
2. perdagangan dengan fasilitas web internet (web e-commerce)
3. perdagangan dengan system pertukaran data trstruktur secara elektronik (Elektronik Data Interchange/EDI).
Di jaman sekarang ini, internet merupakan suatu bagian yang sangat vital bagi kehidupan manusia. Termasuk juga fasilitas e-commerce yang sekarang ini sudah sangat umum dipakai oleh kita. Penggunaan Credit Card, Paypal, atau transfer antar bank adalah beberapa hal yang tidak bisa dilepaskan dari e-commerce. Situs-situs terkenal untuk e-commerce seperti e-bay, amazon, dan sebagainya sudah mempunyai pelanggan hampir dari seluruh dunia.
Dimulai dari pembelian pulsa, pakaian, sampai ke perhiasan dan alat elektronik besar bisa dilakukan melalui internet dengan melakukan beberapa klik saja. Namun, sebaik-baiknya sesuatu, tentu pasti ada kelemahannya. Sering juga kita mendengar penipuan-penipuan yang berkedok e-commerce baik didalam maupun di luar negeri. Karena modus kejahatan juga akan selalu berkembang mengikuti perkembangan teknologi. Ngga percaya? Buktinya bisa anda lihat sendiri di TV atau berita online (klo lagi ada beritanya). hehe
Terdapat beberapa jenis e-commerce, yaitu :
1. Business to business (B2B)
Antra perusahaan, data berulang, e-procurement
2. Business to consumer (B2C)
Retail, pelanggan yang bervariasi, konsep Portal
3. Consumer to consumer (C2C)
Lelang (auction)
4. Government: G2G, G2B, G2C (citizen)
e-procurement
Berikut merupakan manfaat dan hambatan yang terdapat pada e-commerce :
Manfaat :
1. Penghematan dalam segi waktu, ruang, dan biaya.
2. Perluasan jaringan pemasaran
3. Memperluas kesempatan berusaha dan berbisnis
4. Meningkatkan penjualan
1. Internet bust! Hancurnya bisnis Internet
2. Infrastruktur telekomunikasi yang masih terbatas dan mahal
Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia masih terbatas dan harganya masih relatif lebih mahal
Padahal e-commerce bergantung kepada infrastruktur telekomunikasi
Peluang: deregulasi, muncul bisnis baru
3. Delivery channel : Pengiriman barang masih ditakutkan hilang di jalan. Masih banyak “tikus”
Ketepatan waktu dalam pengiriman barang
Jangkauan daerah pengiriman barang
Peluang: pengiriman barang yang terpercaya
4. Kultur dan Kepercayaan (trust) : Orang indonesia masih banyak juga yang belum mengerti mengenai tata belanja online. Dan kebanyakan masih belum merasa nyaman dan aman dalam berbelanja online. Seperti ketika mereka ingin berbelanja suatu barang yang tidak bisa hanya dilihat sekilas melalui gambar.
5. Security : Banyaknya pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang sering memanfaatkan teknologi untuk mengambil keuntungan yang merugikan orang lain. Pengalaman buruk orang-orang yang pernah berbelanja online juga biasanya membuat orang lain takut dan was-was.
6. Munculnya jenis kejahatan baru : seperti pencurian kartu kredit atau penggunaan kartu kredit palsu, sms penipuan, dsb.
7. Efek sampingan terhadap kehidupan : Mengurangi interaksi antara sesama manusia yang bisa berakibat buruk terhadap kehidupan sosial masyarakat.
No tags
10 Comments for Manfaat dan Hambatan Pada E-Commerce
Home Refinance Loans | September 24, 2010 at 3:46 am
1. Internet bust! Hancurnya bisnis Internet2. Infrastruktur telekomunikasi yang masih terbatas dan mahal Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia masih terbatas dan harganya masih relatif lebih mahal Padahal e-commerce bergantung kepada infrastruktur telekomunikasi Peluang: deregulasi, muncul bisnis baru3. Delivery channel : Pengiriman barang masih ditakutkan hilang di jalan. Masih banyak “tikus” Ketepatan waktu dalam pengiriman barang Jangkauan daerah pengiriman barang Peluang: pengiriman barang yang terpercaya4. Kultur dan Kepercayaan (trust) : Orang indonesia masih banyak juga yang belum mengerti mengenai tata belanja online. Dan kebanyakan masih belum merasa nyaman dan aman dalam berbelanja online. Seperti ketika mereka ingin berbelanja suatu barang yang tidak bisa hanya dilihat sekilas melalui gambar.5. Security : Banyaknya pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang sering memanfaatkan teknologi untuk mengambil keuntungan yang merugikan orang lain. Pengalaman buruk orang-orang yang pernah berbelanja online juga biasanya membuat orang lain takut dan was-was.6. Munculnya jenis kejahatan baru : seperti pencurian kartu kredit atau penggunaan kartu kredit palsu, sms penipuan, dsb.7. Efek sampingan terhadap kehidupan : Mengurangi interaksi antara sesama manusia yang bisa berakibat buruk terhadap kehidupan sosial masyarakat. Banyak orang mengira bahwa e bisnis sama dengan e commerce, tapi ternyata eh ternyata E bisnis tidak sama dengan e commerce, wah jadi malu nih
setelah googling sana-sini…eh ternyata ada perbedaan yang cukup jelas diantara keduanya.
Baiklah saya tidak egois, di blog pribadiku yang mantaps ini…hm…hm…
aku bagikan juga untuk anda yang ingin tahu atau sekedar menambah pengetahuan tentang e bisnis dan e commerce, ada beberapa perbedaan yang bisa kita lihat:
- E bisnis adalah aktifitas internal seperti proses produksi, manajemen inventaris, pengembangan produk, manajemen risiko, keuangan dan lain sebagainya. Sedangkan e commerce adalah aktifitas yang berhubungan dengan external seperti menarik pelanggan, supplier/pemasok, kemitraan, dll.
- E bisnis adalah melingkupi sistem, pendidikan pelanggan, pengembangan produk, dll, sedangkan e commerce adalah kegiatan transaksi keuangan.
- E bisnis adalah mempertahankan pelanggan, pengembangan produk, dll, sedangkan e commerce adalah menjualnya secara online seperti membuat website.
Sebenarnya secara garis besar e bisnis adalah kegiatan internal, sedangkan e commerce adalah kegiatan external. Atau masih bingung ? Ya hanya inilah yang bisa aku bagikan kalau anda mau menambah atau memberikan pendapat silahkan isi comment di bawah 
Akhirnya saya ucapkan semoga anda menemukan kesimpulan perbedaan antara e bisnis dan e commerce, semoga membantu 
PengertiAN e-comerr
E-commerce atau bisa disebut Perdagangan elektronik atau e-dagang adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.
Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:
1. Menyediakan harga kompetitif
2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
7. Mempermudah kegiatan perdagangan
Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah:
* E-mail dan Messaging
* Content Management Systems
* Dokumen, spreadsheet, database
* Akunting dan sistem keuangan
* Informasi pengiriman dan pemesanan
* Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
* Sistem pembayaran domestik dan internasional
* Newsgroup
* On-line Shopping
* Conferencing
Langganan:
Postingan (Atom)
